By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 29 March 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > PDIP soal Potong Gaji Menteri dan DPR, Transparansi dan Keadilan Harus Dijaga!
Pemerintah

PDIP soal Potong Gaji Menteri dan DPR, Transparansi dan Keadilan Harus Dijaga!

Diajeng Maharani
Last updated: March 17, 2026 1:52 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id– Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, mengungkapkan tidak ada masalah dengan wacana pemotongan gaji menteri dan anggota DPR untuk mengatasi dampak dari konflik di Timur Tengah. Namun, ia menekankan bahwa jika penghematan gaji dilakukan. Langkah tersebut harus dimulai dari Presiden dan Wakil Presiden terlebih dahulu, agar memberikan contoh kepada masyarakat.

“Kalau mau potong, penghematan, ya harus mulai dari diri sendiri dulu, mulai dari presiden, wakil presiden, para menteri, pejabat-pejabat negara di republik ini,” kata Andreas dalam wawancara pada Senin (16/3/2026). Menurutnya, hal ini penting agar masyarakat lebih memahami kondisi ekonomi Indonesia yang sedang menghadapi tantangan global.

Menjaga Keadilan dan Efisiensi Anggaran

Andreas juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran pemerintah, yang selama ini dinilai tidak efisien dan masih ada pemborosan. Ia menegaskan bahwa pemotongan gaji pejabat negara tidak akan efektif jika pemerintah tetap menyusun anggaran yang boros atau tidak mendesak. “Jangan perintahkan untuk potong orang lain, sementara pemerintah sendiri masih menyusun belanja anggaran yang tidak efisien, pemborosan masih terjadi di mana-mana,” ujarnya.

Ia pun mendorong pemerintah untuk melakukan penyisiran anggaran di setiap kementerian dan lembaga untuk memastikan bahwa alokasi dana digunakan secara tepat. Dengan langkah ini, ia berharap pemerintah dapat menciptakan efisiensi dan mengurangi pemborosan yang selama ini terjadi. Terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Tanggapan Anggota Majelis Tinggi Partai X

Anggota Majelis Tinggi Partai X, Prayogi R Saputra, menyatakan bahwa langkah pemotongan gaji tersebut harus tetap diimbangi dengan prinsip transparansi dan keadilan. “Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika ada pemotongan, maka itu harus diterapkan secara adil dan terbuka. Dengan melibatkan semua pihak yang terkait, dimulai dari pejabat paling tinggi,” ujarnya.

Prayogi juga mengingatkan bahwa kebijakan penghematan harus dipikirkan dengan matang agar tidak merugikan rakyat kecil. “Kami mendukung langkah penghematan, tetapi harus ada pengawasan yang jelas dan solusi yang komprehensif untuk meningkatkan efisiensi anggaran,” katanya. Menurutnya, penghematan ini bukan hanya tentang pemotongan gaji. Tetapi juga menyangkut efisiensi pengelolaan anggaran di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kesehatan.

You Might Also Like

Stabilitas Tanpa Keadilan: Ketika Ketertiban Mengorbankan Rakyat
Demokrasi Hanya Ilusi: Mengapa Proses Pemilu Hanya Menguntungkan Segelintir Orang?
PBB Dibatalkan, Demo Pati Tetap Berlanjut: Partai X Tuntut Bupati Mundur!
Kedaulatan Tanpa Makna: Mengapa Konstitusi Tak Lagi Menjadi Alat Pengawasan Rakyat

Prinsip Partai X:

  1. Keadilan dalam Pengelolaan Anggaran: Semua kebijakan penghematan harus mempertimbangkan keadilan dan tidak boleh membebani rakyat yang sudah terdampak krisis ekonomi.
  2. Transparansi: Pengelolaan anggaran negara harus dilakukan dengan transparansi, agar masyarakat dapat melihat bagaimana dan kemana dana publik dialokasikan.
  3. Efisiensi dalam Pemerintahan: Penghematan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk penyisiran anggaran kementerian dan lembaga, agar anggaran yang ada benar-benar digunakan secara optimal.

Solusi Partai X:

  1. Penyisiran Anggaran dan Pengelolaan yang Efisien: Pemerintah harus terus melakukan evaluasi terhadap anggaran negara. Dengan mengurangi alokasi untuk hal-hal yang tidak mendesak dan mengalihkan dana untuk sektor-sektor yang lebih membutuhkan, seperti kesehatan dan pendidikan.
  2. Keadilan dalam Pemotongan: Pemotongan gaji pejabat negara harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi rakyat. Serta memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak menambah beban bagi masyarakat.
  3. Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas: Semua kebijakan penghematan harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang ketat, serta memastikan transparansi dalam pengalokasian anggaran.

Kesimpulan

Pemotongan gaji pejabat negara, termasuk menteri dan anggota DPR, sebagai upaya penghematan di tengah ketidakpastian ekonomi memang perlu dilakukan. Namun, penting bagi pemerintah untuk memulai dari diri mereka sendiri, menjaga transparansi. Serta emastikan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya adil tetapi juga efisien. Dengan langkah yang hati-hati, penghematan dapat dilakukan tanpa membebani rakyat dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan: efisiensi anggaran dan pemerataan kesejahteraan. Partai X menegaskan bahwa efisiensi dan pengelolaan anggaran yang lebih baik adalah langkah penting. Hal ini untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Coretax Salah Desain: Pengakuan Menkeu Menguatkan Kritik IWPI
Next Article Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Bencana Rp136 Miliar, Bantuan Harus Tepat Sasaran!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Ekonomi

Harga Minyak Naik, APBN dan Konsumsi Rakyat Harus Dikelola Hati-hati!

March 17, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Keputusasaan yang Dilegalkan dalam Istilah “Wicked Problem”

February 4, 2026
Pemerintah

Hak Guna Lahan IKN Dibatalkan, Partai X: Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Keputusan Tertunda!

November 19, 2025
Pemerintah

Rakyat Sudah Terjepit, Cak Nun Serukan Revolusi Damai Ketatanegaraan

July 4, 2025
Pemerintah

Demokrasi Tanpa Moralitas: Ketika Proses Pemilu Tidak Pernah Mengubah Ketidakadilan Sosial

February 12, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.