beritax.id – Dalam dekade terakhir, Indonesia telah mengalami perubahan besar dalam sistem pemerintahan dan kebijakan ekonomi yang mempengaruhi kesejahteraan rakyat. Kebijakan pemerintahan yang seharusnya mengutamakan kesejahteraan rakyat justru semakin menguntungkan segelintir penguasa dan korporasi besar. Ini mengarah pada ketimpangan sosial yang makin tajam, di mana rakyat semakin terpinggirkan dalam sistem yang seharusnya mereka miliki.
Ketimpangan Sosial yang Meningkat
Kebijakan yang dilakukan oleh penguasa sering kali mengabaikan kepentingan rakyat dan lebih mendukung kepentingan pejabat dan korporasi besar. Dalam banyak sektor, seperti pendidikan dan kesehatan, rakyat kecil semakin sulit mendapatkan akses yang layak. Pemerintah yang seharusnya menjadi pelayan rakyat, malah bertindak seolah mereka adalah pemilik negara, membuat keputusan yang tidak berpihak pada mayoritas. Narasi ini semakin nyata dengan kebijakan yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur besar dan proyek-proyek yang menguntungkan penguasa, sementara kebutuhan dasar rakyat terus terabaikan.
Kekayaan Alam Indonesia Tidak Dimanfaatkan Maksimal
Sumber daya alam Indonesia yang sangat kaya, termasuk mineral, energi, hutan, dan laut, sering kali tidak dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Sebaliknya, banyak kekayaan alam yang dikuasai oleh segelintir penguasa dan korporasi asing, yang menggerogoti potensi ekonomi bangsa. Jika kekayaan ini dimaksimalkan untuk kepentingan rakyat, Indonesia dapat menjadi negara yang jauh lebih sejahtera. Salah satu kebijakan yang seharusnya diutamakan adalah pengolahan sumber daya alam secara domestik untuk menambah nilai ekonomi, alih-alih mengekspor bahan mentah yang hanya menguntungkan negara lain.
Dampak Pengelolaan Ekonomi yang Tidak Tepat
Ketergantungan negara pada utang semakin membebani rakyat. Meskipun Indonesia kaya akan sumber daya alam, sebagian besar dana negara malah dialihkan untuk membayar bunga utang, yang tidak memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan rakyat. Dalam kondisi ini, pengelolaan ekonomi yang lebih berfokus pada keberlanjutan dan pemerataan hasilnya sangat diperlukan. Negara seharusnya mengoptimalkan sumber daya alamnya agar pendapatan negara tidak lagi tergantung pada utang luar negeri.
Solusi:
Partai X mengusulkan beberapa langkah untuk memperbaiki kondisi ini:
- Pengelolaan Kekayaan Alam yang Berkelanjutan: Mendorong kebijakan yang fokus pada pengolahan sumber daya alam dalam negeri untuk meningkatkan nilai ekonomi.
- Pengelolaan Utang yang Bijak: Mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri dengan mengoptimalkan sumber daya alam dan kebijakan ekonomi yang lebih berpihak pada rakyat.
- Kebebasan Sipil dan Demokrasi: Menjaga kebebasan rakyat untuk mengkritik kebijakan pemerintah tanpa ancaman blacklist, serta memperkuat peran rakyat dalam pengambilan keputusan.
Indonesia memerlukan kebijakan yang tidak hanya berpihak pada segelintir penguasa, tetapi juga mengutamakan kesejahteraan rakyat. Pemerintah harus kembali pada prinsip dasar republik, di mana rakyat adalah pemilik negara dan pemerintah hanyalah pengelola. Pengelola yang baik tidak akan mengancam pemilik rumahnya sendiri, melainkan bekerja keras untuk menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.



