beritax.id – Indonesia seharusnya menjadi contoh demokrasi yang sehat, namun demokrasi hanya mimpi bagi banyak rakyat. Proses pembuatan keputusan besar sering kali hanya melibatkan segelintir pejabat, meninggalkan rakyat yang seharusnya memiliki suara dalam setiap keputusan. Keputusan yang diambil sering tidak mencerminkan kepentingan rakyat, melainkan hanya menguntungkan mereka yang berkuasa.
Ketidakmampuan Rakyat untuk Mempengaruhi Keputusan
Rakyat yang seharusnya menjadi pemegang kendali utama dalam demokrasi, sering kali tidak memiliki akses untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan besar yang diambil oleh pemerintah. Keputusan-keputusan penting yang berkaitan dengan masa depan negara dibuat tanpa melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Ini memperburuk ketimpangan antara rakyat dan penguasa, menciptakan jarak yang semakin lebar dalam proses demokrasi.
Tugas Negara yang Terabaikan
Anggota Majelis Tinggi Partai X, Prayogi R Saputra, mengingatkan bahwa negara memiliki tiga tugas utama: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Namun, dalam kenyataannya, negara gagal menjalankan tugas ini dengan baik. Rakyat yang seharusnya dilindungi dan dilayani justru terpinggirkan dalam pengambilan keputusan besar yang menentukan arah kebijakan negara.
Solusi untuk Meningkatkan Keterlibatan Rakyat dalam Pengambilan Keputusan
- Peningkatan Transparansi dalam Pemerintahan
Pemerintah harus memperbaiki transparansi dalam setiap kebijakan yang diambil. Rakyat perlu mengetahui dasar dari setiap keputusan besar agar mereka bisa terlibat aktif dalam proses tersebut. - Pendidikan Politik yang Lebih Baik
Pendidikan politik yang memadai dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam demokrasi. Dengan ini, masyarakat akan lebih siap untuk mempengaruhi keputusan. - Penguatan Keterlibatan Rakyat dalam Proses Legislasi
Rakyat harus dilibatkan lebih banyak dalam pembuatan undang-undang dan kebijakan publik. Ini dapat dilakukan melalui forum diskusi publik, referendum, atau mekanisme lain yang memperkuat suara rakyat. - Reformasi Sistem Pemilu dan Partai Politik
Sistem pemilu dan partai politik harus diperbaiki agar dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili rakyat. Reformasi ini akan memastikan bahwa rakyat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pengambil keputusan.
Demokrasi hanya mimpi jika rakyat tidak diberikan kendali atas keputusan besar yang memengaruhi hidup mereka. Pemerintah harus kembali pada prinsip dasar demokrasi yang melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan cara yang lebih inklusif dan transparan. Hanya dengan cara ini, Indonesia dapat mewujudkan demokrasi yang sesungguhnya dan memberikan kekuatan kembali kepada rakyat dalam menentukan masa depan mereka.



