By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 11 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Rakyat Terpinggirkan dalam Proses Demokrasi: Mengapa Demokrasi Hanya Mimpi di Indonesia
Pemerintah

Rakyat Terpinggirkan dalam Proses Demokrasi: Mengapa Demokrasi Hanya Mimpi di Indonesia

Diajeng Maharani
Last updated: February 11, 2026 12:53 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Demokrasi Indonesia hanya menjadi mimpi yang jauh dari kenyataan. Meski sistem demokrasi berjalan sesuai prosedur, esensinya keberpihakan pada rakyat sering kali terabaikan. Rakyat, yang seharusnya memiliki kendali penuh atas kebijakan negara, justru terpinggirkan dalam pengambilan keputusan yang lebih sering dipengaruhi oleh kepentingan pejabat.

Dalam demokrasi prosedural, Indonesia unggul. Pemilu, pelantikan, dan sidang dijalankan dengan baik. Namun, demokrasi substantif di mana rakyat memiliki peran aktif dalam menentukan arah negara tertinggal. Keputusan strategis sering kali tidak transparan, dan partisipasi rakyat hanya menjadi formalitas belaka. Mekanisme kontrol rakyat atas kebijakan yang merugikan sangat terbatas, membuat demokrasi tidak lebih dari alat legitimasi semata menjadi demokrasi hanya mimpi.

Kedaulatan Rakyat yang Tidak Berfungsi

Meski kedaulatan rakyat tercantum dalam konstitusi, rakyat tidak memiliki saluran operasional untuk menjalankan kedaulatan tersebut. Kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif, tidak selalu mencerminkan aspirasi rakyat. Bahkan, kritik terhadap kebijakan dianggap sebagai ancaman terhadap stabilitas, bukannya sebagai upaya perbaikan.

Ketimpangan yang Meningkat

Demokrasi yang tidak berfungsi dengan baik berimbas pada ketimpangan sosial yang semakin tajam. Kelompok pejabat yang mengendalikan pemerintahan dan ekonomi negara semakin menguasai sumber daya negara, sementara mayoritas rakyat tetap hidup dalam kemiskinan. Ketimpangan ini bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga mencakup akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya.

Solusi untuk Mewujudkan Demokrasi yang Sejati

Untuk mewujudkan demokrasi yang lebih berarti bagi rakyat, beberapa langkah penting perlu diambil:

  • Pemberdayaan MPR sebagai Pengawas: MPR harus diberdayakan untuk menjalankan fungsi pengawasan yang lebih kuat terhadap pemerintah. Hal ini memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada rakyat dan bukan hanya kelompok pejabat.
  • Transparansi Pengambilan Keputusan: Proses pengambilan keputusan harus lebih transparan, dengan rakyat memiliki akses langsung untuk memengaruhi kebijakan strategis yang diambil. Musyawarah nasional atau referendum dapat menjadi cara yang lebih inklusif dalam menentukan kebijakan negara.
  • Reformasi Partai Politik: Partai politik harus berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan kepentingan rakyat dengan pemerintah. Proses kaderisasi yang lebih terbuka dan transparan akan memastikan bahwa calon pemimpin benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan kelompok tertentu.
  • Perlindungan Kedaulatan Rakyat: Kedaulatan rakyat harus dioperasionalkan dengan memperkenalkan mekanisme yang memungkinkan rakyat untuk mengoreksi kebijakan yang merugikan mereka. Ini dapat dilakukan dengan memperkuat lembaga-lembaga pengawasan dan memperkenalkan sistem referendum yang lebih sering.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Indonesia dapat menciptakan demokrasi yang sejati, di mana rakyat tidak hanya sekadar memilih, tetapi juga memiliki kontrol yang nyata terhadap jalannya negara. Negara harus kembali kepada prinsip dasar demokrasi yang mengutamakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

You Might Also Like

71 Persen Dukung Efisiensi Prabowo, Partai X: Rakyat Dukung Irit, Tapi Benci Jika Iritnya Hanya ke Rakyat!
Pedagang Mainkan Harga Beras, Sanksi Tegas Agar Tidak Merugikan Rakyat!
Operasi Non-Perang, Partai X: TNI Harus Jaga Rakyat, Bukan Takutkan Rakyat!
Prabowo di Sumpah Pemuda, Partai X: Hidup Layak Itu Hak, Bukan Hadiah!

Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ketika Demokrasi Hanya Mimpi: Pemerintah yang Terus Mengabaikan Hak Rakyat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Pemerintah

Ketika Demokrasi Hanya Mimpi: Pemerintah yang Terus Mengabaikan Hak Rakyat

February 11, 2026
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Unjuk Rasa Pati, Istana Minta Semua Pihak Menahan Diri, Partai X: Tuntut Pemerintah Tanggap Terhadap Rakyat, Bukan Menghindar!

August 14, 2025
Krisis Keadilan: Fakta di Lapangan Bertabrakan dengan Kata-Kata Kekuasaan
Pemerintah

Krisis Keadilan: Fakta di Lapangan Bertabrakan dengan Kata-Kata Kekuasaan

December 31, 2025
Menurutnya, langkah itu justru menambah beban perbankan. Ia mengungkapkan, per Juni 2025, terdapat kredit menganggur sebesar Rp2.304 triliun.
Pemerintah

Kredit Nganggur Rp2.000 T, Partai X: Uang Ada, Rakyat Tetap Terhimpit!

September 18, 2025
Pemerintah

4 Pilar Negara : Cak Nun Mengoreksi Versi MPR

June 17, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.