beritax.id – Demokrasi Indonesia sering kali beroperasi tanpa struktur yang jelas, menyebabkan kekacauan dalam pemerintahan. Meskipun ada pemilu yang memberikan rakyat hak suara, struktur negara yang rapuh membuat kebijakan seringkali tidak mencerminkan kepentingan rakyat. Sebagai akibatnya, pemerintah sering berputar-putar tanpa arah yang jelas, dan rakyat kehilangan kendali atas nasib mereka.
Ketidakpastian dalam Proses Pengambilan Keputusan
Ketika struktur negara tidak berfungsi dengan baik, keputusan besar sering kali diambil tanpa pengawasan yang memadai. Pemerintah tidak memiliki arah yang konsisten, sementara rakyat tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang berdampak jangka panjang. Hal ini menciptakan ketidakpastian dan ketidakpercayaan di kalangan masyarakat, yang merasa tidak memiliki kontrol atas arah negara.
Arsitektur Negara yang Tidak Tepat
Kekacauan ini disebabkan oleh desain ketatanegaraan yang tidak jelas. MPR, yang seharusnya menjadi lembaga yang mengarahkan negara, kehilangan perannya. Sementara itu, presiden dan lembaga eksekutif yang tidak diawasi dengan ketat menjalankan kebijakan yang tidak selalu sesuai dengan kehendak rakyat. Struktur negara yang lemah ini hanya memperburuk ketimpangan dan menambah kebingungannya.
Solusi untuk Memperbaiki Sistem yang Terputus
Untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa negara kembali berjalan dengan arah yang jelas, beberapa langkah penting harus diambil:
- Reformasi Struktur Negara: Negara harus dipahami sebagai milik rakyat, dengan lembaga-lembaga negara yang berfungsi sebagai penjaga kedaulatan rakyat. MPR harus diberdayakan kembali sebagai lembaga yang mengawasi dan mengarahkan kebijakan pemerintah.
- Penguatan Pengawasan terhadap Pemerintah: Pemerintah harus diawasi dengan ketat untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil selalu mencerminkan kepentingan rakyat. Pengawasan struktural yang kuat akan memastikan bahwa pemerintah tetap berada dalam koridor konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi.
- Meningkatkan Partisipasi Rakyat dalam Keputusan Strategis: Rakyat harus diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada hidup mereka. Ini bisa dilakukan melalui forum publik, musyawarah nasional, atau referendum yang memungkinkan rakyat terlibat lebih aktif dalam kebijakan strategis.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia dapat memperbaiki sistem pemerintahan dan mengembalikan arah negara, menjadikan demokrasi lebih bermakna bagi rakyat.



