By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 9 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Demokrasi Hanya Ilusi: Menyembunyikan Ketimpangan Sosial di Balik Slogan
Pemerintah

Demokrasi Hanya Ilusi: Menyembunyikan Ketimpangan Sosial di Balik Slogan

Diajeng Maharani
Last updated: February 9, 2026 3:02 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Di Indonesia, demokrasi seringkali hanya menjadi sebuah ilusi, sebuah formalitas yang tidak menyentuh substansi kehidupan rakyat. Pemilu yang digelar secara rutin memberikan rakyat hak memilih, namun mereka tidak memiliki kontrol atas kebijakan yang diambil setelah itu. Demokrasi yang sejatinya memberi kedaulatan pada rakyat, kini lebih sering dipahami sebagai sebuah ritual tanpa dampak yang berarti bagi kesejahteraan mereka.

Ketimpangan Sosial yang Terus Membesar

Sementara negara mengklaim dirinya sebagai negara demokratis, ketimpangan sosial terus berkembang pesat. Rakyat hanya diajak berpartisipasi dalam proses pemilu yang diadakan setiap lima tahun sekali. Namun mereka tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup mereka. Kebijakan-kebijakan besar terkait ekonomi dan pembangunan lebih sering diambil oleh segelintir pejabat yang tidak selalu memperhatikan kebutuhan rakyat. Hal ini menciptakan ketidakadilan sosial yang semakin tajam.

Pemilu seharusnya menjadi ajang bagi rakyat untuk menentukan nasib mereka. Namun kenyataannya, proses tersebut sering kali hanya menjadi alat legitimasi bagi kekuasaan yang sudah ada. Rakyat diberikan ruang untuk memilih, namun setelah itu mereka kehilangan pengaruh terhadap kebijakan yang dibuat pemerintah. Keputusan strategis tetap diambil oleh pejabat dan bisnis yang lebih mengutamakan keuntungan pribadi daripada kesejahteraan masyarakat luas.

Solusi untuk Mengembalikan Makna Demokrasi

Untuk mengatasi ketimpangan ini dan memastikan bahwa demokrasi kembali berfungsi sesuai dengan prinsip kedaulatan rakyat, beberapa langkah krusial perlu diambil:

  • Meningkatkan Partisipasi Rakyat: Rakyat harus diberikan ruang lebih besar dalam pengambilan keputusan, tidak hanya saat pemilu. Tetapi juga dalam proses kebijakan jangka panjang. Pemerintah harus menciptakan mekanisme yang memungkinkan rakyat untuk lebih terlibat dalam pembuatan keputusan besar yang berdampak pada kehidupan mereka.
  • Penguatan Fungsi MPR: MPR harus diposisikan kembali sebagai lembaga yang memiliki kekuatan untuk mengawasi kebijakan pemerintah dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mencerminkan kehendak rakyat.
  • Transparansi dalam Pengambilan Keputusan: Setiap keputusan besar yang melibatkan kepentingan rakyat harus dibuka untuk pengawasan publik. Transparansi akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan demokrasi Indonesia dapat kembali pada esensinya, yakni sebagai alat untuk mengembalikan kedaulatan rakyat dan menciptakan negara yang adil dan sejahtera.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Krisis Kedaulatan Rakyat: Rakyat yang Menjadi Penonton dalam Proses Pembangunan Negara
Next Article Menghadapi Krisis Kedaulatan Rakyat: Ketika Demokrasi Hanya Menjadi Formalitas

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Berita TerkiniPemerintah

Negarawan adalah Arsitek dan Kontraktor dalam Membangun Struktur Ketatanegaraan

June 22, 2025
Berita TerkiniPemerintah

Krisis Hakim di MA: Tantangan Bagi Peradilan, Ujian Bagi Pemerintah

March 18, 2025
Pemerintah

Mahfud Ingatkan Purbaya, Partai X: Ketidakadilan Itu Sudah Terjadi, Bukan Bisa!

October 16, 2025
Pemerintah

Ketika Negara Ingat Tujuannya, Kesejahteraan Rakyat Pasti Utama

November 24, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.