By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 7 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Penyidik KPK Terus Buru Aparatur Pajak, Krisis Moral Sektor Pajak Makin Mencekam!
Seputar Pajak

Penyidik KPK Terus Buru Aparatur Pajak, Krisis Moral Sektor Pajak Makin Mencekam!

Diajeng Maharani
Last updated: February 6, 2026 10:13 am
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis moral aparatur pajak semakin mencekam seiring dengan terungkapnya kasus-kasus korupsi yang melibatkan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Terbaru, mantan Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Jakarta VII, Bahasyim Assifie, terjerat kasus suap senilai Rp1 miliar. Kasus ini menambah panjang daftar praktik penyalahgunaan wewenang yang telah merusak integritas sektor pajak. Para pejabat yang seharusnya bertugas menjaga kepentingan negara, malah terlibat dalam kegiatan korupsi yang merugikan negara dan rakyat.

Kasus Korupsi yang Merusak Kepercayaan Publik

Bahasyim Assifie, yang terbukti menerima suap dan melakukan pencucian uang, telah divonis 10 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kasus ini memperburuk kepercayaan publik terhadap aparat pajak, yang seharusnya menjalankan tugas untuk meningkatkan penerimaan negara demi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Setiap kasus korupsi yang melibatkan aparatur pajak mengurangi potensi pendapatan negara yang sangat diperlukan untuk kemajuan negara.

Praktik korupsi dalam sektor pajak menciptakan ketidakadilan dalam pengelolaan pajak. Ketika aparat pajak lebih mengutamakan keuntungan pribadi daripada menjalankan tugas negara, hasilnya adalah berkurangnya penerimaan negara yang sangat dibutuhkan untuk sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Selain itu, hal ini memperburuk citra negara di mata dunia internasional dan mengurangi kepercayaan investor terhadap sistem perpajakan di Indonesia.

Tanggapan Rinto Setiyawan: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Rinto Setiyawan, Anggota Majelis Tinggi Partai X, menegaskan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam konteks sektor pajak, negara harus memastikan bahwa setiap pegawai pajak bekerja dengan integritas dan mengutamakan kepentingan rakyat. Negara tidak boleh membiarkan aparat pajak yang seharusnya menjalankan tugas negara justru mengorbankan integritas dan kepentingan rakyat demi keuntungan pribadi.

Solusi untuk Mengatasi Krisis Moral Aparatur Pajak

  1. Reformasi Sistem Pengawasan Pajak
    Direktorat Jenderal Pajak harus memperkuat sistem pengawasan internal untuk mencegah penyalahgunaan wewenang. Pengawasan yang ketat akan memastikan bahwa setiap keputusan dan tindakan pejabat pajak dilakukan secara transparan dan adil.
  2. Pendidikan Etika dan Integritas untuk Pegawai Pajak
    Setiap pegawai pajak harus mengikuti pelatihan yang lebih intensif mengenai etika dan integritas. Pendidikan ini harus menjadi bagian dari pelatihan dan orientasi pegawai untuk memastikan mereka memahami pentingnya menjalankan tugas negara dengan amanah.
  3. Penegakan Hukum yang Tegas terhadap Pegawai Pajak yang Terlibat Korupsi
    Aparat pajak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi harus dikenakan sanksi yang tegas dan transparan. Proses hukum yang adil akan memberikan efek jera dan mencegah tindakan serupa terjadi di masa depan.
  4. Meningkatkan Transparansi dalam Proses Pajak
    Pemerintah harus menerapkan sistem yang lebih transparan dalam proses perpajakan. Penggunaan teknologi digital untuk melacak dan memverifikasi pembayaran pajak dapat mengurangi kemungkinan penyimpangan dan praktik korupsi.
  5. Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Pengawasan Kebijakan Pajak
    Rakyat harus diberikan saluran yang jelas untuk mengawasi proses perpajakan. Masyarakat dapat berperan serta dalam melaporkan praktik-praktik yang mencurigakan, sehingga dapat mencegah penyalahgunaan yang merugikan negara dan rakyat.

Penutup: Membangun Sistem Pajak yang Berintegritas dan Terpercaya

Krisis moral aparatur pajak adalah masalah yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Negara harus berkomitmen untuk memperbaiki integritas sektor pajak agar dapat memenuhi fungsinya dalam pengumpulan penerimaan negara yang adil. Dengan langkah-langkah reformasi yang tepat dan pengawasan yang efektif, Indonesia dapat membangun sistem perpajakan yang lebih transparan, adil, dan terpercaya. Negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memastikan keberlanjutan pembangunan negara.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rakyat Tanpa Kedaulatan: Ketika Demokrasi Hanya Menjadi Formalitas Tanpa Keberpihakan pada Rakyat
Next Article Anggota DPR Kritik Kinerja Menpar, Kinerja Harus Berfokus pada Rakyat!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Ekonomi Indonesia? Rakyat atau Pejabat?
Ekonomi

Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Ekonomi Indonesia? Rakyat atau Pejabat?

December 2, 2025
Pemerintah

Aturan Kepemilikan Dapur Umum, Partai X: Jangan Biarkan Pejabat Kendalikan Pangan!

November 21, 2025
Pemerintah

KPK Panggil Wasekjen PDIP, Partai X: Hukum Tajam ke Rakyat, Tumpul ke Pejabat?

September 16, 2025
Pemerintah

Buruh Aksi Tuntut RUU Ketenagakerjaan, Partai X: Rakyat Butuh Aksi Nyata!

October 15, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.