By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Wednesday, 4 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Pembangunan Tanpa Kedaulatan, Apa Artinya Kemajuan Tanpa Rakyat?
Pemerintah

Pembangunan Tanpa Kedaulatan, Apa Artinya Kemajuan Tanpa Rakyat?

Diajeng Maharani
Last updated: February 3, 2026 1:18 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Kemajuan tanpa kedaulatan telah menjadi dilema dalam pembangunan Indonesia. Meskipun negara menunjukkan angka kemajuan yang mengesankan, banyak pihak yang bertanya, apa artinya kemajuan jika rakyat tidak merasakannya? Pembangunan infrastruktur dan sektor ekonomi yang terus berkembang seharusnya memberikan manfaat bagi rakyat. Namun, kenyataannya, rakyat sering kali terabaikan dalam proses tersebut.

Buku Indonesia Emas 2026 mengungkapkan kenyataan pahit bahwa kemajuan yang digembar-gemborkan tidak berarti banyak bagi rakyat yang seharusnya menjadi pemilik negara. Proyek-proyek besar yang dilakukan pemerintah, meskipun penting untuk negara, lebih sering tidak memperhatikan kebutuhan rakyat. Rakyat, yang seharusnya memiliki kontrol terhadap pembangunan, justru terpinggirkan dalam pengambilan keputusan.

Pembangunan Tanpa Keterlibatan Rakyat

Buku ini mengkritisi pembangunan yang dilakukan tanpa melibatkan rakyat dalam prosesnya. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, bandara, dan jembatan sering kali diputuskan tanpa konsultasi yang memadai dengan masyarakat. Padahal, keputusan tersebut sangat berpengaruh pada kehidupan mereka.

Dalam beberapa kasus, pembangunan justru mengorbankan rakyat. Penggusuran paksa yang tidak disertai ganti rugi yang layak menjadi contoh nyata bagaimana proyek-proyek besar justru merugikan mereka yang paling membutuhkan. Meskipun infrastruktur berkembang pesat, rakyat yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama, sering kali hanya menjadi penonton dalam proses tersebut.

Penyatuan Negara dan Pemerintah yang Merugikan Rakyat

Penyamaan antara negara dan pemerintah menjadi akar masalah yang mendalam. Negara, yang seharusnya menjadi milik rakyat, sering dipersepsikan sebagai milik pemerintah yang sedang berkuasa. Dalam sistem ini, pemerintah merasa berhak mengambil keputusan tanpa melibatkan rakyat. Kebijakan yang diambil pemerintah lebih mengutamakan kepentingan pemerintah daripada kepentingan rakyat.

Kritik terhadap kebijakan pemerintah sering dianggap sebagai ancaman terhadap negara, padahal negara seharusnya lebih besar daripada pemerintah yang sedang berkuasa. Ketika negara disamakan dengan pemerintah, rakyat menjadi terpinggirkan dan kehilangan suara dalam kebijakan yang memengaruhi kehidupan mereka.

You Might Also Like

Presiden Beri Tunjangan Dokter di DTPK, Partai X: Kenapa Harus Perpres Kalau Keadilan Kesehatan Harusnya Jadi Hak Dasar?
Prabowo Dianggap Punya Indra Keenam, Partai X: Kepemimpinan Butuh Akal Sehat, Bukan Insting Mistis!
150.000 Guru Dapat Beasiswa, Partai X: Ilmu Naik, Gaji Tetap Seret!
Pemimpin Sejati Melayani dan Memerintah dengan Nurani

Solusi: Kedaulatan Rakyat dalam Pembangunan

Solusi untuk masalah ini adalah pemulihan kedaulatan rakyat dalam setiap keputusan negara. Pertama, perlu ada mekanisme yang jelas untuk melibatkan rakyat dalam setiap proses pembangunan. Rakyat harus diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka, terutama dalam proyek-proyek infrastruktur.

Selain itu, pemerintah harus kembali berfungsi sebagai pelayan rakyat, bukan penguasa negara. Proses pengambilan keputusan harus melibatkan perwakilan rakyat secara langsung, bukan hanya pejabat. Melalui pengawasan yang ketat, rakyat dapat memastikan bahwa kebijakan pemerintah tetap berpihak pada kepentingan mereka.

Kemajuan tanpa kedaulatan hanya akan menciptakan ketimpangan. Pembangunan yang tidak melibatkan rakyat akan semakin menjauhkan mereka dari kesejahteraan yang seharusnya mereka nikmati. Oleh karena itu, untuk mencapai Indonesia Emas 2026, diperlukan perubahan dalam struktur ketatanegaraan yang memberi kekuasaan lebih kepada rakyat.

Dengan memastikan rakyat terlibat dalam setiap keputusan, Indonesia dapat mencapai kemajuan yang sesungguhnya. Indonesia Emas 2026 bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga soal kedaulatan rakyat yang dihormati dan dijalankan dengan adil.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kemajuan Tanpa Kedaulatan: Ketika Mengabaikan Rakyat untuk Keuntungan Global
Next Article Indonesia Emas 2026: Rakyat sebagai Pemilih, Bukan Pemilik Negara

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Bupati Sudewo dianggap arogan saat menghadapi protes rakyat terkait kebijakan kenaikan pajak tersebut. Menurut
Seputar Pajak

125 Daerah Naikkan PBB, Bupati Sudewo Arogan, Partai X: Rakyat Tercekik, Pemimpin Asyik!

August 22, 2025
Teknologi

Tantangan Menjaga Republik di Era Digital: Antara Kebebasan dan Keamanan

December 9, 2025
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan pemerintahannya berhasil menyelamatkan Rp300 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Pemerintah

Prabowo Selamatkan Rp300 Triliun, Partai X: Semoga Diselamatkan untuk Rakyat, Bukan untuk Proyek Penguasa

August 19, 2025
Pemerintah

Wamenkop Mengajak Kopdes Manfaatkan LPDB, Dukungan Pemda Harus Tepat!

February 2, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.