By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 2 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Analisis Kebijakan Global: Mengungkap Dampak Kebijakan Internasional Terhadap Negara Berkembang
Pemerintah

Analisis Kebijakan Global: Mengungkap Dampak Kebijakan Internasional Terhadap Negara Berkembang

Diajeng Maharani
Last updated: February 2, 2026 12:45 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Analisis kebijakan global mengungkapkan dampak besar kebijakan internasional terhadap negara berkembang, seperti Indonesia. Negara-negara maju, melalui lembaga-lembaga internasional seperti OECD dan IMF. Sering kali menetapkan kebijakan yang mempengaruhi kebijakan fiskal dan ekonomi negara berkembang. Meskipun kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan kesetaraan global. Kenyataannya sering kali merugikan negara berkembang yang kesulitan untuk beradaptasi dengan regulasi internasional yang kompleks.

Kebijakan internasional sering kali mengarah pada pengurangan kedaulatan fiskal negara berkembang. Negara-negara maju menetapkan standar global yang harus diikuti oleh negara berkembang, tanpa memperhitungkan kondisi ekonomi lokal. Misalnya, kebijakan pajak minimum global yang diterapkan melalui OECD memaksa negara berkembang seperti Indonesia untuk mengurangi pajak perusahaan, yang mengurangi pendapatan negara. Pendapatan yang hilang ini dapat menghambat upaya negara untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ketergantungan pada Pembiayaan Internasional

Kebijakan internasional yang mengurangi kedaulatan fiskal sering kali memaksa negara berkembang untuk bergantung pada pembiayaan internasional. Indonesia, misalnya, sering kali terpaksa mengandalkan pinjaman luar negeri yang mempengaruhi kebijakan fiskal dan perekonomian domestik. Ketergantungan ini mengarah pada jebakan utang yang semakin sulit untuk diatasi, menyebabkan negara kesulitan mengelola kebijakan ekonomi yang lebih berpihak pada rakyat.

Peran Negarawan dalam Menanggulangi Dampak Kebijakan Internasional

Negarawan yang bijaksana dan visioner harus mampu melihat kebijakan internasional tidak hanya dari perspektif global, tetapi juga memperhatikan kebutuhan domestik. Negara, yang terdiri dari wilayah, rakyat, dan pemerintah, harus memiliki kewenangan untuk merumuskan kebijakan yang adil dan transparan. Pemerintah yang diberikan kewenangan oleh rakyat harus bekerja untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak hanya melayani kepentingan negara maju, tetapi juga memprioritaskan kesejahteraan rakyat. Negara harus memiliki kebijakan fiskal yang mampu mendukung pembangunan nasional, tanpa terlalu bergantung pada kebijakan internasional yang merugikan.

Solusi untuk Mengurangi Ketergantungan pada Kebijakan Internasional

Untuk mengurangi ketergantungan pada kebijakan internasional, Indonesia harus memperkuat kedaulatan fiskalnya. Reformasi kebijakan fiskal yang lebih adil dan berbasis pada kebutuhan nasional sangat diperlukan. Pemerintah harus fokus pada kebijakan yang lebih berpihak pada sektor domestik dan menciptakan sistem perpajakan yang dapat meningkatkan pendapatan negara secara berkelanjutan. Selain itu, Indonesia perlu memperkuat kerjasama regional dengan negara-negara berkembang lain untuk saling mendukung dalam melawan pengaruh negatif kebijakan internasional yang merugikan.

Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah

Pemerintah juga harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara. Dengan memastikan bahwa dana yang terkumpul digunakan untuk kesejahteraan rakyat, pemerintah dapat mengurangi ketergantungan pada pinjaman luar negeri. Teknologi dan sistem digital dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses administrasi dan memperbaiki pengawasan terhadap pengelolaan anggaran negara.

You Might Also Like

Reformasi Polri Hanya Isapan Jempol? Laporan Pejabat Gunakan UU ITE Masih Diterima
Pemerintah Bicara Pro-Rakyat, Kebijakan Bicara Pro-Pejabat
Rosan Roeslani Tegaskan Kampung Haji Terbuka untuk WNA, Prioritas Utama Tetap untuk Jemaah Indonesia
Penembakan Bos Rental! Partai X Apresiasi Vonis Seumur Hidup, Tapi Kenapa Satunya Cuma 4 Tahun?

Kebijakan internasional yang sering merugikan negara berkembang, termasuk Indonesia, harus segera diatasi dengan reformasi kebijakan domestik yang lebih adil. Negara harus kembali mengendalikan kebijakan fiskalnya dan memperkuat kedaulatan ekonominya. Dengan kebijakan yang lebih transparan, efisien, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada kebijakan internasional dan mewujudkan perekonomian yang lebih stabil dan berkelanjutan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Praktik Dana Ilegal Rp12,49 Triliun Ditemukan PPATK, Korupsi Harus Dibongkar!
Next Article Ketergantungan Teknologi Asing: Membuka Celah untuk Ketergantungan Ekonomi

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Sosial

Buruh Menggugat pada May Day 2025, Partai X Tegaskan Pemerintah Jangan Tutup Telinga Lagi

April 29, 2025
Pemerintah

Yusril: Konstitusi Harus Satukan Hukum Nasional, Partai X: Demi Keadilan Sosial!

November 4, 2025
Seputar Pajak

Permintaan Informasi Publik Ditolak: PPID DJP Dituding Tak Jalankan Tugas, Kepastian Hukum Wajib Pajak Terabaikan

August 1, 2025
Seputar Pajak

Sri Mulyani: Dari “Sesat” Versi Ketua MPR hingga “Sales IMF” ala Rizal Ramli

August 18, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.