By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 31 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Sekolah Negarawan Bedah “Titik Nadir Demokrasi” di Surabaya: Desak Amandemen Kelima UUD 1945 dan Revolusi Tata Kelola Aset
Pemerintah

Sekolah Negarawan Bedah “Titik Nadir Demokrasi” di Surabaya: Desak Amandemen Kelima UUD 1945 dan Revolusi Tata Kelola Aset

Diajeng Maharani
Last updated: January 31, 2026 5:57 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

SURABAYA, 31 Januari 2026 – Di tengah hiruk-pikuk wacana kembalinya Pilkada Tidak Langsung yang dinilai mencederai kedaulatan rakyat, Sekolah Negarawan bersama Bangbang Wetan dan Face Data sukses menggelar diskusi publik bertajuk “Cara.Demo #01: Titik Nadir Demokrasi”. Bertempat di Baradjawa, Surabaya, Sabtu (31/1/2026). Acara ini menjadi panggung kritik tajam terhadap struktur ketatanegaraan Indonesia yang dinilai telah mengalami kegagalan sistemik atau “Salah Desain”.

Contents
Negara Salah Desain: Analogi “Broken Home”Kejenuhan pada Aksi Jalanan: Seruan Pembenahan TotalSolusi Konkret: Amandemen Kelima & Manajemen AsetApresiasi Akademisi: Sebuah “Oase Intelektual”

Forum ini menyoroti paradoks besar yang dihadapi bangsa: Di saat Indonesia menikmati Bonus Demografi, di mana populasi usia produktif (20-49 tahun) diproyeksikan terus meningkat signifikan hingga tahun 2029. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas demokrasi justru merosot ke titik terendah.

Negara Salah Desain: Analogi “Broken Home”

Wakil Direktur Sekolah Negarawan, Rinto Setiyawan, dalam paparannya menegaskan bahwa persoalan bangsa hari ini. Adapun bukan sekadar soal siapa presidennya, melainkan fondasi “bangunan” negaranya yang rapuh. Mengutip materi Negara Salah Desain, Rinto mengibaratkan Indonesia saat ini seperti keluarga broken home.

“Kita sibuk bertengkar memilih ‘Asisten Rumah Tangga’ (Presiden/Pemerintah). Sementara ‘Kepala Keluarga’ (MPR sebagai representasi kedaulatan rakyat tertinggi) telah dilucuti kuasanya,” ujar Rinto. Ia memaparkan bahwa amandemen UUD 1945 yang lalu telah menciptakan struktur timpang yang membiarkan oligarki dan kekuatan modal asing (“Tetangga”) menguasai harta rumah tangga, menjadikan Indonesia layaknya ‘Perusahaan Zombie’. Dimana PDB naik, namun utang membengkak dan rakyat tercekik pajak.

Kejenuhan pada Aksi Jalanan: Seruan Pembenahan Total

Menambah bobot emosional diskusi, Cak Diel, Penasihat Sekolah Negarawan, menyuarakan kegelisahan mendalam mewakili elemen masyarakat sipil yang telah jenuh dengan metode protes konvensional.

“Kita sudah sampai di titik jenuh dan putus asa jika hanya mengandalkan demo jalanan. Rasanya percuma berteriak jika sistemnya sendiri sudah bebal,” tegas Cak Diel. Ia menekankan bahwa “Cara.Demo” adalah antitesis dari keputusasaan tersebut, sebuah gerakan intelektual untuk merombak sistem secara total. “Yang kita butuhkan bukan sekadar ganti pemimpin atau aksi parsial, tapi pembenahan total tata kelola negara dari akarnya.”

You Might Also Like

Tax Ratio Diproyeksi Semakin Rendah, Wajib Pajak Terus Diperah?
Soal Peradilan Elektronik, Partai X: Teknologi Tak Boleh Jauh dari Rasa Keadilan!
KPK Bicara Harmoni di Hari Waisak, Partai X: Korupsi Tak Hilang Pakai Doa, Tapi Penindakan Tegas!
Panglima Bicara Anggaran Jumbo Kemhan, Partai X: Senjata Canggih, Rakyat Tetap Miskin!

Solusi Konkret: Amandemen Kelima & Manajemen Aset

Merespons kebuntuan tersebut, Aziza Mukti (Tim Sekolah Negarawan) memaparkan Peta Jalan Menuju Rumah Milik Rakyat melalui desakan Amandemen Kelima UUD 1945. Solusi ini menawarkan desain ulang struktur negara dengan pemisahan tegas antara Kepala Negara (MPR) dan Kepala Pemerintahan (Presiden).

Melengkapi perspektif tersebut, Erick Karya, Direktur IT Sekolah Negarawan, menyoroti aspek teknokratis. “Masalah kita bukan tidak punya uang, tapi kita buta terhadap aset sendiri. Pemerintah sering kali tidak menyadari asset management negara,” ungkap Erick. Ia memvisualisasikan bagaimana teknologi integrasi data harus menjadi tulang punggung transparansi untuk menutup celah korupsi dan memastikan distribusi kesejahteraan yang presisi dengan menggunakan Intelligent Operation Platform (IOP).

Apresiasi Akademisi: Sebuah “Oase Intelektual”

Hadir dalam forum tersebut, akademisi senior dan pakar komunikasi politik Universitas Airlangga, Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Sekolah Negarawan ini.

“Saya sangat mengapresiasi forum ‘Cara.Demo’ ini. Di tengah pendangkalan isu pemerintahan yang seringkali hanya berkutat pada perebutan kekuasaan, Sekolah Negarawan hadir membawa tawaran pemikiran yang mendasar dan substantif,” ujar Dr. Suko. Ia menilai bahwa kajian kritis mengenai desain negara dan tawaran solusi berbasis data. Hal ini yang disampaikan Sekolah Negarawan merupakan bentuk pendidikan politik cerdas yang sangat dibutuhkan publik saat ini.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Insentif Pajak Global dan Ketimpangan Ekonomi yang Kian Melebar
Next Article Insentif Pajak Global: Meningkatkan Ketimpangan Antar Negara Maju dan Berkembang

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Insentif Pajak Global: Meningkatkan Ketimpangan Antar Negara Maju dan Berkembang

January 30, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Penyelewengan Bahan Baku MBG, Partai X: Rakyat Jadi Korban Lagi!

October 3, 2025
Pemerintah

Djaka Budi Jadi Dirjen Bea Cukai, Istana Bilang Sipil, Partai X: Pensiunan Bukan Tiket Bebas dari UU TNI!

May 28, 2025
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjaga supremasi sipil saat merespons isu darurat militer dari Gerakan Nurani Bangsa
Pemerintah

Prabowo Tegaskan Supremasi Sipil, Partai X: Jangan Lupa Hak Rakyat!

September 15, 2025
Zulhas: Prabowo Terapkan Pasal 33 UUD, Partai X: Pasal 33 Cuma Kata, Rakyat Masih Terpinggirkan!
Pemerintah

Zulhas: Prabowo Terapkan Pasal 33 UUD, Partai X: Pasal 33 Cuma Kata, Rakyat Masih Terpinggirkan!

August 25, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.