By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 1 February 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Seputar Pajak > Insentif Pajak Global yang Membebani Rakyat Sementara Menguntungkan Korporasi
Seputar Pajak

Insentif Pajak Global yang Membebani Rakyat Sementara Menguntungkan Korporasi

Diajeng Maharani
Last updated: January 30, 2026 1:49 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Insentif pajak global semakin membebani rakyat, sementara memberikan keuntungan besar bagi korporasi multinasional. Kebijakan yang menguntungkan perusahaan besar ini sering kali mengabaikan kesejahteraan rakyat dan mengurangi pendapatan negara. Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, terpaksa memberikan insentif pajak untuk menarik investasi asing. Namun, hal ini sering kali menyebabkan ketimpangan ekonomi, dengan rakyat menanggung beban pajak yang lebih tinggi, sementara korporasi global menikmati pengurangan beban pajak yang signifikan.

Dampak Insentif Pajak Global pada Negara Berkembang

Kebijakan insentif pajak global memperburuk ketimpangan di negara berkembang. Korporasi besar mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, sementara pemerintah kehilangan pendapatan yang bisa digunakan untuk membiayai program sosial dan pembangunan. Sebaliknya, rakyat harus menanggung beban pajak yang lebih tinggi, meskipun mereka tidak menikmati keuntungan dari kebijakan tersebut. Praktik ini semakin memperburuk kesenjangan sosial dan ekonomi, serta mengurangi kemampuan negara untuk memenuhi kebutuhan dasar warganya.

Tanggapan Prayogi R Saputra: Tugas Negara untuk Melindungi, Melayani, dan Mengatur Rakyat

Prayogi R Saputra, Anggota Majelis Tinggi Partai X, menegaskan bahwa tugas negara adalah melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Dalam menghadapi ketidakadilan ini, negara harus berani mengubah kebijakan fiskalnya dan memastikan bahwa insentif pajak yang diberikan kepada korporasi global tidak merugikan kepentingan rakyat. Negara harus bisa menetapkan kebijakan pajak yang adil dan berpihak pada pembangunan sosial dan kesejahteraan rakyat.

Solusi untuk Mengatasi Ketimpangan yang Ditimbulkan oleh Insentif Pajak Global

  1. Reformasi Kebijakan Pajak yang Lebih Adil dan Progresif
    Pemerintah harus merumuskan kebijakan pajak yang lebih progresif, di mana perusahaan besar dan individu kaya membayar pajak yang lebih tinggi. Reformasi ini akan membantu mendanai pembangunan sosial dan mengurangi ketimpangan.
  2. Pengurangan Insentif Pajak yang Tidak Seimbang
    Negara harus meninjau ulang insentif pajak yang diberikan kepada korporasi besar. Insentif ini harus lebih adil dan hanya diberikan kepada perusahaan yang benar-benar berkontribusi pada ekonomi lokal.
  3. Memperkuat Pengawasan Pajak dan Penegakan Hukum
    Pengawasan terhadap penghindaran pajak harus ditingkatkan. Pemerintah perlu memperkenalkan sistem yang lebih transparan untuk mengidentifikasi dan menindak praktik penghindaran pajak oleh korporasi besar.
  4. Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan UMKM
    Negara harus memberikan insentif pajak yang lebih besar kepada sektor ekonomi lokal dan UMKM, yang berkontribusi langsung pada perekonomian domestik. Dukungan ini akan memperkuat daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
  5. Pendidikan dan Kesadaran Pajak untuk Masyarakat
    Pemerintah perlu meningkatkan pendidikan pajak di kalangan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kewajiban perpajakan dan pentingnya kontribusi pajak dalam pembangunan negara.

Penutup: Mewujudkan Kebijakan Pajak yang Adil dan Berkelanjutan

Insentif pajak global yang tidak seimbang semakin memperburuk ketimpangan ekonomi antara korporasi besar dan rakyat. Prayogi R Saputra menekankan bahwa negara harus melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat dengan kebijakan pajak yang lebih adil, yang mengutamakan kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah yang tepat, Indonesia dapat menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil dan mendukung perekonomian yang inklusif dan berkeadilan.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Aliran Keuangan Gelap dan Kebocoran Anggaran Negara
Next Article Mengungkap Aliran Keuangan Gelap: Sumber Pembiayaan Korupsi dan Kejahatan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah Indonesia mendorong keluarga penerima manfaat (KPM) untuk bergabung secara bertahap menjadi anggota Koperasi Desa
Pemerintah

Pemerintah Dorong Keluarga Manfaat Jadi Anggota Kopdes, Akses Ekonomi Harus Merata!

January 29, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Seputar Pajak

Tilap Setoran PPN Rp2,5 M, Partai X: Pajak dari Rakyat Jangan Jadi Bancakan Pejabat!

October 17, 2025
Pemerintah

Rakyat Adalah Pahlawan Sejati dalam Rumah Besar Negara

November 13, 2025
Pemerintah

Prabowo Gelontorkan Rp805 T untuk Program Prioritas, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

January 14, 2026
Pengadilan Vonis Mati Menteri RI karena Korupsi, Partai X: Hukum Harus Ditegakkan
Pemerintah

Pengadilan Vonis Mati Menteri RI karena Korupsi, Partai X: Hukum Harus Ditegakkan

August 29, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.