By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 16 March 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Kedaulatan Fiskal Tergerus: Pemerintah Indonesia Tunduk pada Tekanan Global, Rakyat yang Jadi Korban!
Pemerintah

Kedaulatan Fiskal Tergerus: Pemerintah Indonesia Tunduk pada Tekanan Global, Rakyat yang Jadi Korban!

Diajeng Maharani
Last updated: January 28, 2026 1:48 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id– Kedaulatan fiskal Indonesia semakin tergerus akibat tekanan global yang memaksa pemerintah Indonesia tunduk pada kebijakan internasional. Ketergantungan pada utang luar negeri dan aturan yang ditetapkan oleh lembaga internasional semakin memperburuk kondisi fiskal Indonesia. Pemerintah Indonesia dipaksa untuk mengikuti standar global yang sering kali bertentangan dengan kebutuhan domestik. Akibatnya, kebijakan fiskal yang diambil lebih mengutamakan kepentingan negara maju dan perusahaan besar, sementara rakyat Indonesia justru menjadi korban. Anggota Majelis Tinggi Partai X, Rinto Setiyawan, mengingatkan bahwa tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Namun, saat kedaulatan fiskal tergerus, tugas negara semakin jauh dari realitas ini.

Tekanan Global yang Menggerus Kedaulatan Fiskal Indonesia

Kedaulatan fiskal Indonesia tergerus oleh berbagai tekanan yang datang dari lembaga internasional dan negara maju. Melalui utang luar negeri dan kerjasama dengan IMF, Bank Dunia, dan OECD, Indonesia semakin terikat untuk mengikuti kebijakan fiskal yang tidak selaras dengan kebutuhan domestik. Kebijakan seperti pengurangan pajak untuk perusahaan asing dan pengalihan anggaran untuk membayar utang semakin memperburuk kondisi ekonomi dalam negeri. Indonesia terpaksa memprioritaskan pembayaran utang dan memenuhi syarat yang ditetapkan oleh kreditor internasional, sementara anggaran untuk rakyat semakin terbatas.

Dampak Negatif pada Rakyat

Rakyat Indonesia menjadi korban langsung dari kedaulatan fiskal yang semakin tergerus. Kenaikan pajak konsumsi, seperti PPN, semakin membebani rakyat, sementara perusahaan asing terus menikmati insentif pajak yang menguntungkan mereka. Selain itu, pemotongan anggaran untuk sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur semakin memperburuk kualitas hidup rakyat. Kebijakan fiskal yang lebih mengutamakan kepentingan global menyebabkan ketimpangan yang semakin besar, di mana keuntungan hanya mengalir ke luar negeri, sementara rakyat Indonesia semakin terpinggirkan.

Tanggapan Anggota Majelis Tinggi Partai X

Rinto Setiyawan menegaskan bahwa negara harus kembali pada tugas utamanya: melindungi, melayani, dan mengatur rakyat. Negara tidak boleh tunduk pada tekanan global yang merugikan rakyatnya. Pemerintah harus mampu mengambil kebijakan fiskal yang berpihak pada kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat. Indonesia harus mengevaluasi kebijakan utang luar negeri dan reformasi perpajakan yang lebih adil untuk mengurangi ketergantungan pada kebijakan internasional yang tidak menguntungkan rakyat.

Solusi untuk Mengembalikan Kedaulatan Fiskal

Pemerintah Indonesia harus melakukan reformasi fiskal yang mengutamakan kepentingan rakyat. Salah satu solusi adalah dengan mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri dan mencari alternatif pembiayaan yang lebih berkelanjutan. Kebijakan perpajakan juga perlu diprioritaskan untuk rakyat dengan meningkatkan pajak progresif bagi individu dan korporasi besar, sementara memberikan insentif untuk UMKM dan sektor domestik. Selain itu, pengawasan yang ketat terhadap insentif pajak untuk perusahaan asing harus dilakukan untuk memastikan bahwa kebijakan pajak tidak merugikan rakyat.

Kedaulatan fiskal Indonesia semakin tergerus oleh tekanan global yang menyebabkan negara lebih mengutamakan kepentingan internasional daripada rakyatnya. Negara harus kembali pada tugas utamanya untuk melindungi, melayani, dan mengatur rakyat dengan kebijakan fiskal yang berpihak pada kepentingan nasional. Reformasi kebijakan fiskal yang lebih adil dan transparan akan memungkinkan Indonesia untuk mengembalikan kedaulatan fiskalnya dan memastikan bahwa kebijakan pajak menguntungkan rakyat Indonesia.

You Might Also Like

Sri Mulyani Paparkan 8 Program Prioritas APBN 2026, Partai X: Prioritas Boleh, Tapi Jangan Lupakan Rakyat!
PNS Pindah ke IKN Dapat Fasilitas, Pemerataan Harus Diperhatikan!
IWPI: Menteri Keuangan Tidak Berwenang Mengatur Syarat Kuasa Hukum Pajak
Ketika Tim Pajak Menolak Bukti, Bukan Karena Salah, Tapi Karena Tidak Legalisir – Tanpa Dasar Hukum yang Jelas, yang Berakibat Cacat Substansi.
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 70 Ribu Sekolah, Pendidikan Harus Merata!
Next Article Mensos Aktifkan Penerima Bansos, Pengawasan Harus Lebih Ketat!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Menghadapi Perubahan Tanpa Tujuan: Sistem yang Tidak Lagi Melayani Kesejahteraan Publik

March 13, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Seputar Pajak

Hakim Abaikan Etika dan Keadilan: Hafsah, Tri, dan Sulaiman Terjerat Pelanggaran Kode Etik

August 8, 2025
"An elegant and dignified illustration of Sri Mulyani, Indonesia’s Minister of Finance, standing in a formal farewell ceremony with tears in her eyes, gracefully holding a handkerchief. She is surrounded by solemn Ministry of Finance employees in suits, yet in the background, a large celebratory banner with the words '300% Allowance Increase' is visible, with some staff discreetly smiling and holding documents. The composition should emphasize respect and gravitas in her figure, using a realistic and respectful tone, while subtly highlighting the ironic contrast between her emotional departure and the recent financial benefits enjoyed by the employees."
Seputar Pajak

Tangis Perpisahan Sri Mulyani Dinilai Ironik, Pegawai Kemenkeu Baru Saja Nikmati Tukin 300%

September 10, 2025
Pemerintah

Penonaktifan BPJS PBI, Kondisi Ekonomi Jangan Bebani Rakyat Miskin!

February 9, 2026
Pemerintah

Pidato di Panggung, Gas di Jalan: Partai X Desak Jadi Aksi Nyata, Bukan Seremoni!

May 5, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.