By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 24 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Manipulasi Laporan Keuangan: Proyek Siluman di Balik Data yang Diatur
Pemerintah

Manipulasi Laporan Keuangan: Proyek Siluman di Balik Data yang Diatur

Diajeng Maharani
Last updated: January 22, 2026 2:07 pm
By Diajeng Maharani
Share
2 Min Read
SHARE

beritax.id — Manipulasi laporan keuangan sering digunakan untuk menyembunyikan ketidakberesan dalam proyek pemerintah. Data yang tampaknya sesuai sering kali menyembunyikan proyek siluman yang seharusnya tidak ada. Fenomena ini terungkap di beberapa sektor, seperti infrastruktur dan pendidikan, di mana laporan proyek tidak mencerminkan kenyataan.

Kasus terbaru dalam proyek jalan di beberapa daerah menunjukkan bagaimana anggaran dicairkan 100%, tetapi pekerjaan di lapangan tidak selesai. Di Sulawesi Tengah, proyek jalan terhenti di tengah jalan setelah pembayaran dilakukan. Proyek ini tercatat “selesai” di laporan keuangan, meskipun fisiknya tidak ada.

Proyek Fiktif dan Manipulasi Administratif

Dalam proyek pengadaan barang dan jasa, laporan kemajuan sering disesuaikan untuk mencairkan anggaran lebih cepat. Berita acara serah terima palsu digunakan untuk menyatakan proyek telah selesai meskipun kenyataannya baru mencapai 50%. Metode ini memanfaatkan celah dalam prosedur administratif yang memungkinkan proyek fiktif tetap tercatat secara resmi.

Misalnya, di sektor pendidikan, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sering dimanipulasi. Laporan pengeluaran hanya ada di atas kertas, sementara kegiatan fisik dan pengadaan barang yang dilaporkan tidak pernah terjadi.

Mengatasi Manipulasi Laporan Keuangan dengan Solusi Teknologi

Untuk memerangi manipulasi laporan keuangan, beberapa langkah perlu diambil:

  1. Audit Forensik yang Lebih Mendalam
    Laporan keuangan harus diaudit dengan audit forensik untuk memastikan kebenaran fisik dari laporan yang disajikan.
  2. Transparansi Anggaran dan Pengawasan
    Penggunaan sistem digital dalam perencanaan dan pengawasan anggaran akan mengurangi peluang manipulasi data. Semua perubahan anggaran harus terdaftar dalam log digital yang dapat diakses.
  3. Penerapan E-Procurement dan E-Katalog
    Sistem e-procurement harus diterapkan secara ketat untuk mengurangi persekongkolan tender yang terjadi di luar sistem. Setiap pengadaan harus jelas harga dan spesifikasinya.
  4. Sanksi yang Lebih Tegas untuk Pelaku Manipulasi
    Pelaku manipulasi dokumen harus diberikan sanksi yang lebih berat, termasuk pengembalian dana yang disalahgunakan dan pemidanaan.

Manipulasi laporan keuangan adalah penyakit yang menggerogoti integritas keuangan negara. Proyek siluman yang tercatat rapi dalam laporan tidak mencerminkan kenyataan di lapangan. Pemerintah perlu meningkatkan transparansi dan pengawasan, serta memastikan bahwa anggaran digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir oknum.

You Might Also Like

Indonesia Krisis: Negara Dikuasai Segelintir, Rakyat Menanggung Kerugiannya
Amran Targetkan Pembangunan 100 Ribu Ha Sawah, Pangan Harus untuk Rakyat!
Risma Dorong Peran Perempuan Berdaya, Partai X: Jangan Cuma Dorong, Tapi Buka Akses dan Hapus Hambatan!
Poin-poin Kasus LPEI! Partai X: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kepatuhan Administratif Semu dan Kesenjangan antara Dokumen dan Realitas
Next Article Sistem Pengadaan Elektronik dan Celah-Celah Penyalahgunaan Anggaran

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Presiden Beri Tunjangan Dokter di DTPK, Partai X: Kenapa Harus Perpres Kalau Keadilan Kesehatan Harusnya Jadi Hak Dasar?

August 5, 2025
Pendidikan

Sekolah Tidak Boleh Menjadi Korban Kebijakan Pemerintah yang Tidak Efektif

December 4, 2025
Seputar Pajak

Keberatan Diabaikan, DJBC Langgar UU: Ketika Negara Diam, Hukum Menganggap Menang

August 5, 2025
Seputar Pajak

Menyoroti Aksi Demonstrasi di Pati dan Tindak Lanjut Pemerintah

August 19, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.