By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 18 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ketergantungan Fiskal dan Media Alat Kekuasaan Pemerintah
Pemerintah

Ketergantungan Fiskal dan Media Alat Kekuasaan Pemerintah

Diajeng Maharani
Last updated: January 15, 2026 12:47 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id — Fenomena media alat kekuasaan pemerintah kian menguat seiring meningkatnya ketergantungan fiskal industri pers terhadap belanja iklan dan kontrak publikasi negara. Di tengah penurunan iklan swasta dan tekanan ekonomi media, anggaran komunikasi pemerintah pusat dan daerah menjelma menjadi penopang utama banyak redaksi. Dampaknya, jarak kritis media terhadap kekuasaan menyempit, sementara pemberitaan positif kebijakan tampil dominan di ruang publik.

Dalam beberapa bulan terakhir, publik menyaksikan gelombang berita seragam tentang stabilitas ekonomi, keberhasilan program sosial, dan percepatan proyek strategis nasional. Namun pada saat yang sama, laporan mendalam mengenai kenaikan biaya hidup, persoalan penyaluran bantuan sosial, tekanan pajak daerah, serta konflik pembangunan di berbagai wilayah relatif minim mendapat sorotan utama.

Ketergantungan Anggaran Membentuk Arah Redaksi

Belanja publikasi pemerintah baik melalui kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah kini menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar bagi banyak media, khususnya media lokal. Kerja sama ini sering dibingkai sebagai “sosialisasi program”, tetapi secara praktik menciptakan relasi timpang:

  • liputan kritis terhadap instansi mitra cenderung dihindari,
  • isu sensitif seperti audit anggaran atau konflik proyek ditunda,
  • narasi keberhasilan lebih diprioritaskan dibanding evaluasi kebijakan.

Tanpa sensor tertulis, tekanan ekonomi bekerja sebagai mekanisme pengendali editorial.

Kasus Terkini: Pemberitaan Positif Mengalahkan Suara Warga

Sejumlah isu aktual menunjukkan pola tersebut:

  • Program bantuan sosial 2024–2025 banyak diberitakan sebagai bukti efektivitas negara menekan kemiskinan, sementara keluhan warga tentang data ganda dan keterlambatan penyaluran lebih sering muncul di media sosial ketimbang media arus utama.
  • Kebijakan kenaikan pajak dan retribusi daerah diposisikan sebagai langkah “menyelamatkan APBD”, tanpa analisis memadai mengenai dampaknya terhadap UMKM dan pekerja sektor informal.
  • Proyek strategis nasional diliput masif dari sisi peresmian dan target investasi, tetapi persoalan relokasi warga, ganti rugi lahan, dan dampak lingkungan jarang menjadi tajuk utama.

Pemberitaan yang bergantung pada anggaran negara cenderung memoles kebijakan, bukan mengujinya.

You Might Also Like

Revisi UU MD3, Partai X: Keterwakilan Perempuan Jangan Hanya Formalitas!
Membangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Bukan Popularitas
Ketika Pajak Digital Naik, Penjual Online Tertekan
Menghidupkan Gotong Royong sebagai Energi Utama Negara Berdaulat

Diperkuat oleh Kebisingan Digital Berbayar

Narasi media arus utama kemudian diperluas oleh konten kreator dan influencer berbayar di platform digital. Pesan yang sama diproduksi ulang dalam format video pendek dan infografik viral, menciptakan kesan seolah terdapat konsensus luas atas kebijakan pemerintah.

Kritik berbasis data dan liputan investigatif pun tenggelam di tengah arus promosi yang masif.

Dampak bagi Informasi Publik dan Demokrasi

Ketergantungan fiskal media pada negara membawa konsekuensi serius:

  1. Informasi publik menjadi tidak seimbang dan selektif.
  2. Fungsi pengawasan pers terhadap kekuasaan melemah.
  3. Kepercayaan masyarakat pada media menurun.
  4. Demokrasi kehilangan mekanisme koreksi dini terhadap kebijakan keliru.

Media tetap ramai, tetapi daya kritisnya menipis.

Solusi: Memutus Ketergantungan, Memulihkan Independensi

Untuk mencegah media terus menjadi alat kekuasaan pemerintah, diperlukan langkah struktural:

1. Transparansi Total Belanja Publikasi Negara

Seluruh anggaran iklan dan kerja sama media wajib dipublikasikan, termasuk nilai kontrak dan media penerima.

2. Pembatasan Proporsi Iklan Pemerintah

Regulasi perlu membatasi persentase pendapatan media yang boleh berasal dari negara agar redaksi tidak terkunci secara ekonomi.

3. Label Wajib “Publikasi Berbayar”

Setiap konten hasil kontrak pemerintah harus ditandai jelas sebagai advertorial atau publikasi berbayar.

4. Dana Independen untuk Jurnalisme Publik

Pembentukan dana abadi non-politis guna mendukung liputan investigatif dan isu kepentingan warga.

5. Perlindungan bagi Media dan Jurnalis Kritis

Negara harus menjamin tidak ada tekanan pemerintahan, ekonomi, atau hukum terhadap redaksi yang mengungkap masalah kebijakan publik.

Ketergantungan fiskal telah mengubah sebagian media dari penjaga kepentingan publik menjadi perpanjangan tangan narasi kekuasaan. Ketika kritik tersingkir oleh kontrak dan anggaran, yang hilang bukan hanya independensi pers, tetapi juga hak rakyat atas informasi yang jujur dan utuh.

Tanpa pers yang bebas, demokrasi akan tetap berjalan—namun tanpa suara koreksi yang seharusnya menjaga negara tetap berpihak pada warganya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Media Alat Kekuasaan Pemerintah dan Defisit Akuntabilitas Media Alat Kekuasaan Pemerintah dan Defisit Akuntabilitas

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Sidang ini menjadi panggung pertama bagi gugatan Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) terhadap Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati
Pemerintah

Arogansi Pejabat? Sri Mulyani Absen di Sidang Perdana Gugatan Wajib Pajak Tanpa Alasan

July 9, 2025
Pemerintah

Menata Ulang Rumah Negara agar Tak Lagi Berdiri Sendiri-sendiri

November 3, 2025
Setiap tahun pemerintah mengeluarkan berbagai program pengentasan kemiskinan. Anggaran triliunan digelontorkan, ratusan program diluncurkan
Ekonomi

Mengapa Kemiskinan Tidak Pernah Selesai? Jawabannya Ada di Sistem Negara

December 2, 2025
Titi menekankan bahwa pembahasan RUU Pemilu harus segera dilakukan. Pasalnya, UU Pemilu belum direvisi sejak 2019.
Pemerintah

5 UU Harus Direvisi karena Pemilu Dipisah? Partai X Bongkar Rezim Tukar Nasib Rakyat Demi Jadwal Kekuasaan!

July 28, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.