By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 17 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Algoritma dan Konten Kreator Bayaran Menguasai Opini
Pemerintah

Algoritma dan Konten Kreator Bayaran Menguasai Opini

Diajeng Maharani
Last updated: January 15, 2026 3:53 pm
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Lanskap percakapan publik digital kian didominasi oleh praktik konten kreator bayaran yang bergerak seiring dengan algoritma platform media sosial. Alih-alih mencerminkan aspirasi warga, opini yang viral justru banyak dibentuk oleh kepentingan pemerintahan dan ekonomi yang dibungkus dalam format hiburan, narasi emosional, serta potongan informasi yang selektif.

Platform digital bekerja dengan logika keterlibatan (engagement), bukan kebenaran. Konten yang memicu emosi marah, takut, bangga, atau benci lebih mudah didorong ke beranda pengguna.

Di titik inilah konten kreator bayaran menjadi alat efektif:

  • Pesan pesanan dikemas seolah opini pribadi
  • Kritik dilabeli negatif atau diserang massal
  • Isu struktural dikalahkan oleh sensasi
  • Persepsi publik diarahkan tanpa terasa

Algoritma mempercepat penyebaran, kreator bayaran menyediakan isinya.

Opini Publik sebagai Produk

Ketika jangkauan ditentukan mesin dan narasi ditentukan kontrak, opini publik berubah menjadi komoditas.

Yang tampak sebagai “suara mayoritas” sering kali hanyalah:

You Might Also Like

Tambang Ancam Raja Ampat, Partai X: Demi Nikel, Ekowisata Dikorbankan!
Presiden Beri Tunjangan Dokter di DTPK, Partai X: Kenapa Harus Perpres Kalau Keadilan Kesehatan Harusnya Jadi Hak Dasar?
Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Wartawan, Partai X: Demokrasi Tanpa Rakyat Itu Palsu!
Banjir Bandang Disebut Salah Hujan: Padahal yang Menebang Hutan Bukan Awan
  • Kampanye terselubung
  • Citra buatan
  • Pengalihan isu
  • Normalisasi kebijakan bermasalah

Rakyat menjadi konsumen informasi, bukan subjek demokrasi.

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Tak Boleh Cuci Tangan

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menilai situasi ini sebagai peringatan serius bagi demokrasi digital Indonesia.

“Tugas negara itu tiga: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika opini publik dibentuk oleh algoritma dan konten bayaran, negara gagal menjalankan fungsi perlindungannya,” tegasnya.

Menurut Prayogi, membiarkan manipulasi digital sama saja menyerahkan kedaulatan rakyat kepada pasar dan kekuasaan.

“Melayani rakyat berarti memberi ruang pada informasi yang jujur. Mengatur rakyat bukan dengan mengarahkan pikiran mereka secara diam-diam, tetapi dengan aturan yang adil dan transparan,” ujarnya.

Dampak Nyata bagi Demokrasi

Dominasi algoritma dan kreator bayaran melahirkan sejumlah konsekuensi:

  • Polarisasi sosial yang tajam
  • Diskusi publik dangkal
  • Hilangnya kepercayaan pada media
  • Kebijakan lolos tanpa pengawasan kritis
  • Kritik dianggap gangguan, bukan koreksi

Demokrasi tetap berjalan secara prosedural, tetapi kehilangan substansi.

Solusi: Mengembalikan Kedaulatan Opini ke Rakyat

Prayogi dan X Institute mendorong langkah konkret:

1. Regulasi konten digital

Setiap konten berbayar wajib diberi label jelas.

2. Transparansi belanja komunikasi negara

Anggaran influencer harus dapat diaudit publik.

3. Pengawasan algoritma platform

Negara perlu menuntut keterbukaan mekanisme distribusi konten.

4. Perlindungan terhadap kritik dan jurnalisme independen

Agar suara non-bayaran tidak tenggelam.

5. Literasi algoritma untuk masyarakat

Warga perlu memahami bagaimana opini mereka dipengaruhi.

Ketika algoritma dan konten kreator bayaran mengambil alih ruang kesadaran publik, demokrasi berubah dari sistem partisipasi menjadi panggung manipulasi.

Sebagaimana diingatkan Prayogi R. Saputra, negara harus kembali pada mandat dasarnya: melindungi rakyat dari rekayasa opini, melayani dengan kebenaran, dan mengatur tanpa mencederai kebebasan berpikir. Tanpa itu, yang tersisa hanyalah demokrasi digital yang ramai, tetapi kosong dari kehendak rakyat yang sesungguhnya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Viral Tanpa Solusi: Jejak Konten Kreator Bayaran
Next Article Fenomena media alat kekuasaan pemerintah kian nyata di tengah lanskap demokrasi Indonesia hari ini. Tekanan ekonomi industri pers Ketika Media Alat Kekuasaan Pemerintah Membungkam Kritik Struktural

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Bencana Sosial Akibat Kesalahan Struktur Ketatanegaraan

June 24, 2025
Ekonomi

Tanpa Cukai Rokok, Defisit Tembus 3%, Partai X: Rakyat Dihimpit Lagi!

October 24, 2025
Sekolah Negarawan: Mengembalikan Kedaulatan Rakyat Seutuhnya Melalui Desain Ulang Sistem Ketatanegaraan Indonesia
Pemerintah

Sekolah Negarawan: Mengembalikan Kedaulatan Rakyat Seutuhnya Melalui Desain Ulang Sistem Ketatanegaraan Indonesia

November 24, 2025
Pemerintah

KPK Tak Pakai Pasal Suap, Partai X: Hukum Main-Main, Rakyat Jadi Penonton!

October 3, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.