By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sunday, 11 January 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Ekonomi > Ekonomi Terlihat Sehat, Hidup Rakyat Diperas
Ekonomi

Ekonomi Terlihat Sehat, Hidup Rakyat Diperas

Diajeng Maharani
Last updated: January 7, 2026 11:42 am
By Diajeng Maharani
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id — Ekonomi terlihat sehat dalam berbagai laporan resmi. Pertumbuhan ekonomi tetap positif, inflasi dinyatakan terkendali, pasar keuangan stabil, dan indikator makro terus dijadikan bukti keberhasilan kebijakan. Namun di balik tampilan yang seolah kokoh itu, kehidupan rakyat justru semakin tertekan. Biaya hidup meningkat, pendapatan stagnan, dan beban fiskal perlahan dipindahkan ke pundak masyarakat.

Dalam beberapa bulan terakhir, publik dihadapkan pada ironi yang berulang. Saat pemerintah mengklaim ekonomi nasional berada di jalur aman, rakyat justru menghadapi gelombang pemutusan hubungan kerja di sektor padat karya, maraknya kerja kontrak dan informal, serta melemahnya daya beli. Ekonomi terlihat sehat di grafik, tetapi kehidupan nyata rakyat terasa diperas.

Sehat di Data, Sakit di Dompet

Stabilitas ekonomi Indonesia saat ini banyak ditopang oleh sektor-sektor padat modal seperti komoditas, perbankan, dan keuangan. Sektor ini mampu mengerek angka PDB dan menjaga kepercayaan pasar, tetapi kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan rakyat relatif terbatas. Sementara itu, sektor yang menyerap tenaga kerja luas justru mengalami tekanan berat.

Akibatnya, pertumbuhan ekonomi tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan. Rakyat bekerja lebih keras, tetapi ruang hidupnya semakin sempit.

Biaya Hidup Naik, Beban Bertambah

Tekanan rakyat tidak hanya datang dari pendapatan yang stagnan, tetapi juga dari biaya hidup yang terus meningkat. Harga pangan bergejolak, biaya pendidikan dan kesehatan naik, perumahan semakin sulit dijangkau, dan kebutuhan transportasi makin mahal. Di saat yang sama, negara mendorong optimalisasi penerimaan pajak yang berdampak langsung pada konsumsi masyarakat.

Kombinasi ini membuat banyak rumah tangga terpaksa berhemat ekstrem, menguras tabungan, bahkan menambah utang hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar.

You Might Also Like

Diplomat Meninggal, DPR Minta Diusut, Partai X: Kalau Bukan Pejabat, Apakah Polisi Akan Sepeduli Ini?
Prabowo Dorong SAPA UMKM, Partai X: Pastikan Bukan Seremonial Ekonomi!
Apakah Indonesia Dipimpin Presiden atau Menteri Keuangan?
Pimpinan MPR Soroti Hunian Layak, Partai X Dorong Kesejahteraan

Rakyat Jadi Penyangga Stabilitas

Dalam kondisi ekonomi yang terlihat sehat, justru rakyat yang dijadikan penyangga utama stabilitas. Ketika negara menghadapi tekanan fiskal dan struktural, beban penyesuaian dialihkan ke masyarakat melalui kenaikan biaya hidup dan pajak. Stabilitas makro dijaga, tetapi dengan mengorbankan ketahanan rumah tangga.

Model pembangunan semacam ini berisiko menciptakan pertumbuhan semu—tampak kuat di permukaan, tetapi rapuh di fondasi sosialnya.

Solusi: Menghentikan Pemerasan Ekonomi Rakyat

Agar ekonomi yang terlihat sehat benar-benar bermakna bagi rakyat, diperlukan perubahan arah kebijakan yang lebih adil dan berpihak, antara lain:

  1. Menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai indikator utama kesehatan ekonomi, bukan hanya pertumbuhan dan inflasi.
  2. Menahan kebijakan fiskal yang menekan konsumsi, seperti perluasan pajak konsumsi di tengah daya beli yang melemah.
  3. Mengendalikan biaya hidup esensial, terutama pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan.
  4. Mendorong penciptaan kerja layak dan peningkatan upah riil, agar rakyat tidak sekadar bertahan hidup.
  5. Mereformasi sistem ekonomi secara struktural, sehingga beban dan manfaat pembangunan dibagi secara adil.

Ekonomi yang benar-benar sehat adalah ekonomi yang membuat rakyat bernapas lega, bukan semakin tercekik. Selama hidup rakyat masih diperas demi menjaga stabilitas angka, maka kesehatan ekonomi Indonesia hanyalah ilusi di atas kertas.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Potret Pertumbuhan Ekonomi: Subsidi Dipersempit Lalu Pajak Naik
Next Article Pemerintah Bayaran dalam Negara Rapuh Struktural

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Bangsa yang Sehat Dimulai dari Negarawan yang Berjiwa Pancasila

October 28, 2025
Pemerintah

Tak Ada Pembangunan Proyek Tanpa Harga, Tapi Mengapa Rakyat yang Membayar?

December 15, 2025
Pemerintah

Profesi Hukum Dianggap Krusial, Partai X: Penting, Asal Tak Jadi Penjaga Kepentingan Pejabat Saja!

June 23, 2025
Pemerintah

Airlangga Hartarto Bahas Restrukturisasi Kredit, Publik Tekankan Pentingnya Pengelolaan Krisis

December 15, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Hot
  • Politics
  • Renewable Energy
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.