By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Monday, 24 August 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Krisis Keadilan: Kebijakan Terlihat Indah di Presentasi, Buruk di Kehidupan Nyata
Pemerintah

Krisis Keadilan: Kebijakan Terlihat Indah di Presentasi, Buruk di Kehidupan Nyata

Diajeng Maharini
Last updated: January 2, 2026 10:21 am
By Diajeng Maharini
Share
3 Min Read
SHARE

beritax.id – Krisis keadilan semakin terasa ketika kebijakan negara tampak rapi dan menjanjikan di layar presentasi, namun meninggalkan luka di kehidupan nyata rakyat. Di atas kertas, program disebut pro-rakyat, berorientasi pertumbuhan, dan demi kemajuan. Namun di lapangan, banyak kebijakan justru menghadirkan penggusuran, pemiskinan, serta hilangnya ruang hidup masyarakat.

Perumusan kebijakan kerap berangkat dari sudut pandang pejabat birokrasi dan pemilik modal, bukan dari pengalaman warga terdampak. Akibatnya, keberhasilan diukur lewat grafik, angka investasi, dan laporan kinerja, sementara penderitaan rakyat direduksi menjadi “dampak yang tak terhindarkan”. Jurang antara kebijakan dan realitas pun makin menganga.

Presentasi Indah, Dampak Sosial Buruk

Banyak kebijakan dipoles dengan istilah teknokratis penataan, optimalisasi, hilirisasi, atau transformasi yang terdengar progresif. Namun bagi warga, istilah itu sering berarti kehilangan tanah, pekerjaan tak pasti, biaya hidup meningkat, dan akses layanan publik yang makin sulit. Negara terlihat sibuk mengelola citra, tetapi abai mengelola dampak sosial.

Negara Hadir di Dokumen, Absen di Lapangan

Krisis keadilan juga tercermin dari lemahnya kehadiran negara saat masalah muncul. Ketika konflik agraria, PHK massal, atau peminggiran komunitas terjadi, respons negara sering lambat dan administratif. Rakyat diminta bersabar, sementara kebijakan tetap berjalan tanpa koreksi berarti.

Tanggapan Prayogi R. Saputra: Negara Tidak Boleh Sekadar Pandai Menyusun Slide

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menegaskan bahwa kebijakan negara tidak boleh berhenti pada narasi dan presentasi yang indah.

“Tugas negara itu jelas dan tidak berubah: melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Jika kebijakan hanya bagus di presentasi tetapi menyengsarakan rakyat di lapangan, maka negara gagal menjalankan ketiga tugas itu,” tegas Prayogi.

You Might Also Like

Statistik Pertumbuhan Ekonomi Membaik, Kehidupan Tak Bergerak
DPR Pilih Tunjangan Rp50 Juta daripada Rumah Dinas, Partai X: Rakyat Pilih Bertahan Hidup daripada Mimpi
Pembagian Ranah Kekuasaan sebagai Penjaga Akuntabilitas
Pajak Global: Menyembunyikan Kepentingan Negara Maju di Balik Regulasi Pajak

Ia menilai krisis keadilan muncul karena negara lebih fokus menjaga stabilitas kebijakan daripada memastikan keadilan substantif bagi warga.

Solusi: Mengembalikan Kebijakan pada Kehidupan Nyata

Untuk keluar dari krisis keadilan, langkah konkret perlu dilakukan:

  • Uji dampak sosial wajib sebelum kebijakan dijalankan, bukan sekadar formalitas.
  • Pelibatan rakyat secara bermakna, terutama kelompok terdampak, dalam perumusan kebijakan.
  • Evaluasi kebijakan berbasis realitas lapangan, bukan hanya capaian angka dan laporan.
  • Negara hadir saat konflik terjadi, dengan perlindungan nyata, bukan sekadar imbauan.
  • Transparansi dan koreksi kebijakan, jika terbukti merugikan rakyat, tanpa menunggu krisis membesar.

Prayogi menutup dengan peringatan tegas negara tidak dinilai dari seberapa indah presentasinya, tapi dari seberapa adil kebijakannya dirasakan rakyat.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rakyat Terbiasa Bau Busuk karena Sistem Negara Dibiarkan Membusuk
Next Article Keadilan Hilang: Negara Tertib Mengatur Rakyat, Longgar Mengawasi Pejabat Keadilan Hilang: Negara Tertib Mengatur Rakyat, Longgar Mengawasi Pejabat

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

“Pengalihan Pengadilan Pajak ke Mahkamah Agung dalam sistem peradilan Indonesia”
Berita Terkini

Catatan Adaptasi Pengadilan Pajak Menyongsong Pengalihan ke Mahkamah Agung

December 19, 2025
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Pemerintah

Membangun Bangsa Dimulai dari Pendidikan Peradaban Manusia Indonesia

August 12, 2026
Pemerintah

Kementerian Haji Mitra DPR, Partai X: Jangan Mitra Proyek, Mitra Rakyat!

October 3, 2025
Ekonomi

Indonesia Tak Sekadar Hadapi Krisis Ekonomi, Melainkan Krisis Arah dan Cita-Cita Bangsa

August 10, 2026
Jika kita menilik wajah negara hari ini, kata "oligarki" menjadi momok yang menghantui setiap denyut demokrasi kita
Pemerintah

Dengan Konstitusi Langit ala Cak Nun, Oligarki Mustahil Tumbuh!

June 28, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.