By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Saturday, 13 June 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pendidikan > Mengapa Pemerintah Tidak Serius Membenahi Pendidikan? Ini Akar Masalahnya
Pendidikan

Mengapa Pemerintah Tidak Serius Membenahi Pendidikan? Ini Akar Masalahnya

Diajeng Maharini
Last updated: December 8, 2025 12:24 pm
By Diajeng Maharini
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id – Setiap pemerintah selalu menyebut pendidikan sebagai sektor strategis. Namun kenyataan menunjukkan bahwa pendidikan tidak pernah benar-benar menjadi prioritas kebijakan. Anggaran yang terlihat besar ternyata banyak terserap birokrasi, bukan langsung ke sekolah. Program berganti setiap tahun, tetapi persoalan di lapangan tetap sama fasilitas kurang, guru kewalahan, kurikulum membingungkan, dan kesenjangan semakin lebar. Jika pendidikan benar-benar diprioritaskan, masalah yang sama tidak akan muncul berulang selama puluhan tahun.

Banyak kebijakan pendidikan disusun dari ruang rapat, bukan ruang kelas. Akibatnya, program yang dibuat tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah. Ada sekolah yang dipaksa menerapkan digitalisasi padahal listrik saja tidak stabil. Ada kurikulum baru diluncurkan tanpa pelatihan yang memadai bagi guru. Ketidaksesuaian antara kebijakan dan kenyataan membuat sekolah bekerja keras, tetapi tetap tidak bisa berkembang.

Birokrasi Terlalu Rumit, Sekolah Kalah Sebelum Berjuang

Bantuan pendidikan sering macet bukan karena sekolah tidak mampu mengelola, melainkan karena birokrasi yang tumpang tindih. Sekolah harus memenuhi berlapis-lapis administrasi, persyaratan teknis, dan verifikasi yang memakan waktu. Program yang seharusnya membantu justru menambah beban. Ketika birokrasi lebih kuat daripada kebutuhan rakyat, pendidikan pasti gagal bergerak maju.

Guru memegang peran penting dalam mengubah kualitas pendidikan, tetapi justru menjadi pihak yang paling terbebani. Mereka diminta mengajar, sekaligus mengisi pelaporan digital, menyiapkan dokumen administrasi, mengikuti pelatihan yang tidak relevan, dan memenuhi target proyek tertentu. Waktu mereka terkuras untuk urusan yang tidak berdampak pada murid dan itulah akar kemunduran pendidikan kita.

Pendidikan Terjebak dalam Kepentingan Kekuasaan

Salah satu akar persoalan terbesar adalah ketika pendidikan digunakan sebagai alat kekuasaan. Program seremonial lebih ditonjolkan daripada perbaikan kualitas. Kebijakan cenderung mengejar popularitas, bukan efektivitas. Sekolah sering dimanfaatkan sebagai lokasi kunjungan pejabat atau alat promosi keberhasilan yang hanya terlihat di permukaan. Ketika pendidikan menjadi panggung pencitraan, rakyat tidak akan pernah merasakan manfaat sesungguhnya.

Sementara sekolah-sekolah tertentu mendapat fasilitas lengkap, ribuan sekolah lain bahkan tidak memiliki ruang kelas yang aman. Anak-anak di daerah terpencil tertinggal hanya karena mereka lahir di wilayah yang salah. Ketidakadilan ini menunjukkan bahwa pembenahan pendidikan tidak pernah dilakukan secara menyeluruh.

You Might Also Like

Evaluasi MBG, Partai X: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Pengurangan Porsi!
Ketika Kritik Dibungkam, Kekuasaan Tanpa Akuntabilitas Tumbuh Subur
Pergeseran Kedaulatan Rakyat: Indonesia Masih Ada, Tapi Negaranya Sudah Berubah
Ketika Data Pribadi Dipakai untuk Membungkam, Bukan Melindungi

Pendidikan bukan hanya tentang kemajuan, tetapi tentang pemerataan dan pemerataan itulah yang gagal diwujudkan.

Solusi: Pembenahan Pendidikan Harus Dimulai dari Sistem, Bukan Sekadar Program

Akar masalah pendidikan tidak dapat diatasi dengan program baru yang sifatnya sementara. Negara harus memperbaiki sistem pendidikan secara menyeluruh: mulai dari penyederhanaan birokrasi, peningkatan kapasitas guru, penyediaan fasilitas yang merata, hingga kurikulum yang realistis dan sesuai konteks. Kebijakan harus dibuat berdasarkan data dan hasil evaluasi lapangan, bukan kepentingan sesaat. 

Guru harus dilindungi dari beban administrasi berlebih agar dapat fokus mengajar. Anggaran harus diarahkan langsung ke fasilitas dasar sekolah, bukan habis untuk biaya koordinasi dan proyek seremonial. Pendidikan juga perlu dijauhkan dari intervensi kepentingan jangka pendek agar dapat menjadi sistem yang stabil, konsisten, dan berkelanjutan.Ketika sistem dibenahi, barulah program dapat berjalan efektif dan pembelajaran bermakna.

Kesimpulan: Ketidaksungguhan Pemerintah Terlihat dari Masalah yang Tidak Pernah Selesai

Masalah pendidikan sudah terlalu jelas, tetapi tidak pernah ditangani secara serius. Selama birokrasi rumit, kebijakan tidak relevan, dan kepentingan penguasa mendominasi, pendidikan tidak akan pernah berubah. Dan selama pendidikan tidak berubah, masa depan bangsa akan tetap terjebak dalam lingkaran ketertinggalan.

Pemerintah baru dapat disebut serius membenahi pendidikan jika ia berani menyelesaikan akar masalahnya bukan sekadar memperbaiki permukaannya.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Daerah Diminta Bantu Sumatera, Partai X Serukan Solidaritas Nasional
Next Article Rakyat Tenggelam Masalah, Pemerintah Tenggelam Alasan

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025
Ekonomi

Heboh Seruan Tarik Dana dari Bank Karena Danantara, Partai X Soroti Transparansi

February 24, 2025

You May also Like

ketimpangan dibungkus aturan
Pemerintah

Ketika Regulasi Dibuat dari Atas, Ketimpangan Dibungkus Aturan Mengakar

May 25, 2026
Pemerintah

Keberhasilan yang Salah Arah: Ketika Gotong Royong Tanpa Keadilan Menghancurkan Prinsip Demokrasi

March 12, 2026
Ekonomi

Stabilitas Harga Pangan, Partai X: Kebijakan Nyata Bukan Slogan Murah

August 28, 2025
Berita TerkiniPemerintah

Partai Buruh Tolak Koalisi Permanen, Ungkap Ideologi Rahasia! Partai X: Dampaknya ke Masa Depan?

March 11, 2025
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.