By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Thursday, 30 April 2026

Wawasan eksklusif, data, dan analisis untuk para NEGARAWAN

Jelajahi Sekarang
Logo Berita X
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Berita Terkini
  • Pilihan Editor
  • Kategori Berita
    • Agama
    • Berita Terkini
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Internasional
    • Kriminal
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Seputar Pajak
    • Sosial
    • Teknologi
Font ResizerAa
  • Internasional
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Seputar Pajak
  • Agama
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Sosial
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
Font ResizerAa
Berita XBerita X
  • Berita Terkini
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Pemerintah
  • Teknologi
Cari Artikel
  • Beranda
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Berita Terkini
  • Ekonomi
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kriminal
© 2025 beritax.id - All Rights Reserved.
Berita X > Blog > Pemerintah > Ketatanegaraan yang Rusak dan Nasib Generasi Z
Pemerintah

Ketatanegaraan yang Rusak dan Nasib Generasi Z

Diajeng Maharani
Last updated: October 27, 2025 2:11 pm
By Diajeng Maharani
Share
4 Min Read
SHARE

beritax.id — Sistem ketatanegaraan Indonesia kini berada dalam titik yang mengkhawatirkan. Banyak kebijakan negara berjalan tanpa arah moral dan kehilangan prinsip dasar konstitusi.

Anggota Majelis Tinggi Partai X sekaligus Direktur X Institute, Prayogi R. Saputra, menegaskan bahwa rusaknya sistem ketatanegaraan bukan sekadar persoalan administrasi atau birokrasi, tetapi sudah menyentuh akar ideologis bangsa.

“Tugas negara itu tiga loh, melindungi rakyat, melayani rakyat, dan mengatur rakyat. Tapi sekarang, rakyat justru diatur tanpa dilayani,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/10).

Ketatanegaraan yang Jauh dari Arah Konstitusi

Prayogi menilai, praktik bernegara saat ini lebih mengedepankan kekuasaan daripada kepentingan rakyat. Kelembagaan negara kehilangan kesakralannya karena dijalankan tanpa akuntabilitas dan nurani publik.

“Kedaulatan rakyat seolah hanya berlaku saat pemilu. Setelah itu, rakyat dilupakan, sementara kekuasaan dijaga,” katanya.

Ia menyoroti lemahnya sistem checks and balances, yang menyebabkan pemerintah dan lembaga tinggi negara tidak saling mengoreksi. Padahal, keseimbangan kekuasaan adalah roh dari demokrasi konstitusional.

You Might Also Like

KPK Disebut Cegah Orang Masuk Neraka! Partai X: Fokus Berantas Korupsi, Urusan Akhirat Biar Tuhan!
Kekuasaan Anti Kritik: Dari Demokrasi ke Otoritas Tertutup
Birokrasi Menghambat Kemajuan: Pemerintah yang Terjebak dalam Prosedur, Bukan Pemberdayaan Rakyat
Indonesia Emas 2026: Rakyat sebagai Pemilih, Bukan Pemilik Negara

“Ketika pengawasan lumpuh, maka hukum kehilangan makna, dan negara berjalan tanpa arah moral,” tegasnya.

Generasi Z: Korban dari Sistem yang Gagal

Menurut Prayogi, generasi Z adalah kelompok yang paling dirugikan akibat rusaknya ketatanegaraan. Mereka tumbuh di tengah ketidakpastian pemerintahan, ekonomi, dan budaya, tanpa arah negara yang jelas.

“Generasi muda hari ini mewarisi sistem yang rapuh, bukan karena kurang cerdas, tetapi karena negara tidak hadir mendidik,” ujarnya.

Ia menilai, generasi Z dibombardir oleh budaya instan dan citra tanpa substansi. Sementara itu, negara gagal menciptakan ruang partisipasi yang sehat bagi mereka.

“Anak muda dibiarkan menjadi penonton dalam panggung kekuasaan, bukan pelaku dalam pembangunan bangsa,” kata Prayogi.

Penyimpangan Prinsip dalam Ketatanegaraan

Prayogi menegaskan, penyimpangan terjadi karena Pancasila tidak lagi menjadi dasar penyelenggaraan negara. Banyak keputusan diambil atas dasar kepentingan individu, bukan kesejahteraan rakyat. “Negara ini berdiri atas dasar gotong royong, bukan transaksi kepentingan,” ucapnya.

Ia menyoroti maraknya praktik uang, kolusi jabatan, serta ketergantungan pada utang luar negeri sebagai tanda lemahnya kedaulatan nasional. “Seluruh itu bukti bahwa sistem ketatanegaraan kita sudah kehilangan arah nilai,” lanjutnya.

Prinsip Partai X: Mengembalikan Kedaulatan ke Tangan Rakyat

Prayogi menegaskan, Partai X berpegang teguh pada prinsip bahwa rakyat adalah sumber kekuasaan tertinggi. Negara harus menjadi pelayan rakyat, bukan sebaliknya. “Negara bukan rezim, dan pejabat bukan penguasa. Rakyat adalah raja, pejabat hanyalah pelayan,” ujarnya.

Partai X menilai, setiap kebijakan harus berpijak pada nilai Pancasila sebagai sistem operasional bangsa. Pancasila tidak boleh hanya dijadikan simbol, tetapi harus dihidupkan dalam setiap tindakan kenegaraan.

Solusi Partai X: Membangun Ulang Sistem dan Moral Kenegaraan

Sebagai jawaban atas krisis ketatanegaraan dan nasib generasi muda, Partai X menawarkan sejumlah solusi konkret:

  1. Reformasi kelembagaan berbasis akuntabilitas rakyat.
  2. Revitalisasi pendidikan kewarganegaraan.
  3. Transparansi kebijakan publik.
  4. Reformasi hukum yang berkeadilan.
  5. Digitalisasi pemerintahan yang inklusif.

Penutup: Menyelamatkan Masa Depan Bangsa

Partai X menegaskan bahwa masa depan bangsa bergantung pada keberanian mengoreksi arah ketatanegaraan hari ini. Generasi Z tidak boleh menjadi korban dari sistem yang gagal.

“Bangsa ini tidak boleh terus berjalan di atas fondasi yang retak. Negara harus kembali ke pangkuan rakyat,” tegas Prayogi.

Ia menambahkan, negara kuat bukan karena pejabatnya banyak, tetapi karena rakyatnya berdaulat. “Kalau negara terus melupakan rakyatnya, maka generasi Z hanya akan mewarisi kehancuran, bukan harapan,” tutup Prayogi R. Saputra.

TAGGED:Berita Trending
Share This Article
Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Prabowo Setuju Bentuk Ditjen Pesantren, Partai X: Santri Butuh Kepastian, Bukan Struktur Baru!
Next Article Dana Pemda Mengendap, Partai X: Uang Rakyat Jangan Tidur di Bank!

Berlangganan Newsletter

Berlanggananlah buletin kami untuk segera mendapatkan artikel terbaru kami!
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow

Top News

Pemerintah

Demokrasi Prosedural Kosong: Antara Hak Memilih dan Ilusi Pilihan

April 28, 2026
Pemerintah

Danantara, Proyek Besar Tanpa Kontrol? Partai X Pertanyakan Transparansi

February 24, 2025
Ekonomi

Bank Emas Prabowo: Solusi Ekonomi atau Kontroversi Baru?

February 24, 2025
Berita Terkini

“Indonesia Gelap” dianggap Reaksi Kaget Rakyat Soal Kebijakan, Partai X: Prabowo Harus Dengarkan Aspirasi!

February 24, 2025

You May also Like

Ekonomi

Pramono Tetapkan Pajak BBM 5 Persen, Partai X Tanya: Hadiah untuk Rakyat atau Beban Baru Lagi?

April 25, 2025
Anggaran negara yang bocor menjadi masalah yang terus menghantui sektor pembangunan Indonesia. Banyaknya proyek siluman
Pemerintah

Mengungkap Anggaran Negara yang Bocor di Balik Proyek Siluman

January 20, 2026
Pendidikan

Pendidikan Fondasi Keadilan Sosial, Partai X: Keadilan Nyata, Bukan Slogan!

November 14, 2025
Keadilan Hilang: Korupsi Tidak Lagi Tersembunyi, Tapi Dilindungi Sistem
Pemerintah

Keadilan Hilang: Korupsi Tidak Lagi Tersembunyi, Tapi Dilindungi Sistem

January 2, 2026
Show More
  • Berita Lain:
  • Berita Trending
  • Pilihan Editor
  • Renewable Energy
  • Hot
  • Politics
  • Yudizaman
  • Hotel Ayani
  • CV Hotel Wisata
Logo Berita X

Membaca Masalah, Menyajikan Solusi untuk Negeri: Sajian berita terbaru hari ini seputar politik,
hukum, kriminal, olahraga, otomotif, hingga teknologi, di Indonesia dan dunia.

Youtube Instagram X-twitter

Tentang Legalitas

Nama : PT PENERBITX INDONESIA JAYA
Nomor AHU : AHU-010653.AH.01.30.Tahun 2025
Alamat :  Muara Sarana Indah C- Jetis, Malang , Jawa Timur 
Contact Person  : 0816-633-250

  • Beriklan dengan kami
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.